Rabu, 16 November 2016

KEGIATAN TENGAH SEMESTER DENGAN LOMBA TINGKAT I KEDUA BALI BINA INSANI




Gerakan Pramuka Gugus Depan 06.53 dan 06.54 di Pondok Pesantren Bali Bina Insani YayasanLa-Royba Bali Bina Insani yang mengiringi sejarah pertumbuhan lembaga dan telah mencetak berbagai prestasi baik di kancah kabupaten, provinsi maupun nasional, sehingga madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah serasa tinggal menikmati eksistensi positif dari gerakan pramuka. Yuli Saiful Bahri selaku mabigus harian senantiasa menyampaikan pesan Mudirul Ma’had Drs. H. Ktut Djamal, SH, MM kepada para peserta didik yang ada, “kalian adalah santri yang pramuka dan pramuka yang santri, sebuah energi yang sangat kuat positifnya”.

Seiring dengan program kependidikan antara kurikulum pesantren dan madrasah, maka pada kegiatan tengah semester ini, Madrasah Tsanawiyah bekerjasama dengan pengurus Gugus Depan menyelenggarakan lomba tingkat I yang kedua. Setelah melalui musyawarah kerja pada tanggal 12 Agustus 2016 menetapkan panitia Lomba Tingkat I dengan ketua Adelina Ilhamy Putri yang masih duduk kelas XI di Madrasah Aliyah Bali Bina Insani. Panitia bekerja cepat dan sistematis dan selalu crossing data melalui internet mengenai pelaksanaan Lomba Tingkat I Penggalang ini.
Rapat teknis kerja panitia memutuskan bahwa pelaksanaan dimulai dari hari Kamis, 22 hingga Sabtu, 24 September 2016. Pengkaplingan lokasi bumi perkemahan, penyiapan data adminsitrasi kelengkapan calon peserta, hingga surat undangan dan peminjaman tenda dikerjakan dengan tuntas. Dengan santri sejumlah 246 putra putri, panitia mendapatkan data peserta sejumlah enam pasukan dengan kekuatan 31 regu. Pasukan tersebut terbagi dalam pasukan putra, Pasukan Umar Bin Khottob, Pasukan Ali Bin Abi Thalib, Pasukan Usman Bin Affan. Adapun pasukan putri adalah pasukan Cut Nyak Dien, Pasukan Cut Mutia, dan Pasukan RA Kartini.

Panitia yang dibantu para pembina berangkat untuk meminjam tenda ke Madrasah Ibtidaiyah Al Amin sejumlah duah buah tenda, MTs Al Amin sejumlah lima buah tenda dan MTs Roudlotul Huffadz satu buah tenda. Undangan disampaikan kepada bapak Kepala Kantor Kementrian Agama kabupaten Tabanan, kepala Seksi Pendidikan Islam  Ketua Kwartir Cabang Tabanan, Ketua Kwartir Ranting Kerambitan, Pengurus Yayasan La Royba Bali Bina Insani, Pengurus Pondok Pesantren bali Bina Insani dan Kepala Desa Meliling. Namun dikarenakan hujan yang begitu deras dari bakda dzuhur hingga Ashar, maka upacara pembukaan yang semestinya dilaksanakan pukul 15.10 di lapangan tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya, sehingga upacara dilangsungkan di Masjid Harjo Quba. Upacara pembukaan pun secara khidmat dapat terselenggara dengan baik. Hal yang tidak terduga sesaat hujan reda, hadirlah Bapak H. Salim Syamlan Kepala seksi Pondok Pesantren Kementrian Agama Provinsi Bali yang mendampingi Bapak H. Al Busyra Basnur (Direktur Informasi dan Diplomasi Publik Kementrian Luar Negri RI) sebagai bentuk program kunjungan awal persiapan kehadiran Ibu Mentri Luar Negeri RI ke Pondok Pesantren Bali Bina Insani. Bapak Al, demikian beliau biasa disapa, menyampaikan pencerahannya kepada para santri peserta Lomba Tingkat I agar selalu mengingat bahwa tugas kita adalah Amar Ma’ruf Nahi mungkar dan selalu maksimal berusaha untuk merubah diri menjadi lebih baik, lebih baik dan terus lebih baik lagi di hadapan Allah.
 
Beberapa lomba yang diajangkan adalah Seni Kreatif Kontemporer, Cerdas Tangkas, Ketangkasan Baris Berbaris, Pioneering dan Yel-yel serta Lintas Alam. Secara keseluruhan kegiatan lomba ini didampingi dan dicermati, dievaluasi oleh para peserta didik Pramuka tingkat penegak, sehingga acara semakin berjalan lebih menarik. Sholat berjamaah adalah prioritas utama sebagai bahan pertimbangan waktu setiap lomba. ]
 
Api unggun semakin meronakan kegiatan lomba tingkat I ini. Piala kejuaraan lomba dibagi menjadi dua piala, yaitu piala bergilir yang diberikan kepada juara umum dan juara milik kepada para juara I, II dan III. Adapun juara umum diraih oleh Pasukan Ali bin Abi Thalib, adapun pasukan putri yang meraih juara I adalah pasukan Cut Nyak Dien, juara II adalah pasukan Cut Mutia dan juara III adalah pasukan RA. Kartini. Juara putra adalah diraih oleh pasukan Ali bin Abi Thalib sebagai juara I, pasukan Umar bin Khotob sebagai juara II dan pasukan Usman bin Affan sebagai juara III. Juara Umum diraih oleh pasukan Ali bin Abi Thalib.

By Yusaba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar